Tampilkan postingan dengan label Perjuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perjuangan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 November 2015

Tipis

Di bawah langit hitam
Di tengah keheningan malam
Aku duduk di sudut ruangan
Hanya ditemani sang bayangan yang setia

Sembari menunggu ayam mengeong
Burung terbang tanpa sayap
Hujan muncul dari bawah ke atas
Pelangi muncul sebelum hujan

Kukumpulkan helai demi helai daun
Merakitnya menjadi sayap bidadari
Tuk terbang ke langit
Memancarkan sinar seorang gadis sederhana

Kukumpulkan pula lembar demi lembar kertas
Menyatukannya menjadi jendela dunia
Tuk melihat seluk beluk dunia
Menguasai setiap problema yang ada

Di tengah kepenatan pikiran
Di dalam kegusaran hati
Kucari celah demi celah kecil
Melangkah setapak demi setapak

Mencari setitik cahaya
Di tengah labirin penuh duri
Tuk meraih kebahagiaan
Kehidupan indah dengan dirimu

Apakah ini pengorbanan atau kebodohan?
Tak ada yang tahu
Tidak aku dan tidak kamu

Angie Michaela Marella

Senin, 03 Juni 2013

Masa Depan

Masa depan...
Ya, siapa yang tahu?
Tak seorang pun tahu
Tak seorang pun mengerti

Namun...
Masa depan akan menjadi lebih indah
Berlari menuju masa depan
Dengan membawa mimpi dan harapan

Teruslah mengejar
Halangan, rintangan, hambatan datang
Jangan pernah menyerah
Untuk menyongsong masa depan

Percaya akan mimpi yang indah
Harapan akan selalu ada
Membawa masa depan yang indah
Bagaikan indahnya surga

Masa depan...
Kita yang menentukan
Kita yang menjalani
Mimpi dan harapan yang membuatnya indah

Liu Wen Hui - RDD

Selasa, 28 Mei 2013

Setetes Darah Tuk Seribu Senyum

Tik.. tik..
Satu demi satu tetes darah...
Menetes membasahi baju...
Membasahi jalan...         
Bahkan menggenangi daratan...

Bruk..
Satu demi satu manusia..
Tumbang berjatuhan
Memadati kota...
Memenuhi nusantara...

Tok.. tok.. tok..
Telah beribu kali palu diketuk..
Berjuta diplomasi tlah dikerahkan..
Hanya tuk mencari titik terang..
Yang terbaik bagi semua..

Hanya satu tujuan..
Terselubung di balik semua ini..
Apakah itu?
Hingga membuat darah terus menetes..
Membuat korban terus berjatuhan..
Menyita waktu, tenaga, dan pikiran..

MERDEKA...
Indonesia merdeka...
Itulah satu-satunya emas..
Yang ingin digapai..
Demi kemakmuran seluruh rakyat...

17 Agustus 1945...
Buah dari tumpah darah Indonesia...
Buah dari semangat Indonesia...
Buah dari perjuangan Indonesia..

Tak sia-sia...
Memang tak sia-sia..
Pengorbanan berjuta pahlawan bangsa...
Sebab setetes darah..
Menciptakan seribu senyum..
Di wajah Indonesia..

Wahai, muda-mudi insan Indonesia..
Laskar generasi penerus bangsa..
Mari kita lanjutan perjuangan ini..
Demi kejayaan, kemakmuran, dan kemerdekaan..

Negara kita tercinta, Indonesia..

Angie Michaela Marella
Juni 2012
Terinspirasi dari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia